Monthly Archive Agustus 2019

TES KEBUGARAN JASMANI

Dalam rangka meningkatkan kebugaran jasmani dan untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung, Puskesmas Gemaharjo mengadakan kegiatan “Tes Kebugaran” yang diikuti oleh seluruh karyawan Puskesmas Gemaharjo, karyawan SMP 2 Tegalombo serta seluruh guru Olahraga SD sewilayah kerja Puskesmas Gemaharjo.

Tes Kebugaran dimulai pada jam 06.30 WIB s/d selesai  di lapangan Desa Gemaharjo. Tes Kebugaran diawali dengan pengisian form  Par’Q Test data diri yang meliputi pengukuran Nadi, Tekanan darah, Berat badan, Tinggi badan dll.

Tes Kebugaran yang dilaksanakan oleh Puskesmas Gemaharjo ialah tes lari 1600m. Peserta berlari mengelilingi lapangan sebanyak 3 kali. Dalam pelaksanaan tes tersebut, beberapa peserta melakukannya dengan jalan cepat dan beberapa peserta  lain melakukannya dengan lari secara perlahan .

Sampai di garis finish, 1 orang yang sebelumnya sudah ditunjuk sebagai tim pencatat dan timer langsung mencatat capaian waktu dari setiap peserta, yang kemudian hasilnya akan di hitung untuk mengetahui kebugaran masing-masing peserta sesuai jenis kelamin.

Tujuan dari tes kebugaran ini ialah untuk mengetahui kondisi fisik, untuk mengetahui tingkat kebugaran, serta untuk mengetahui kesehatan jantung dari setiap peserta.

Sedangkan maanfaat dari tes kebugaran yaitu hasilnya bisa digunakan sebagai acuan seseorang untuk meningkatkan kebugaran jasmani nya, berguna untuk menilai kemampuan fisik seseorang, untuk mengukur kemampuan seseorang dalam jasmani nya serta untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani seseorang tersebut.

“Tes Kebugaran ini akan dilakukan rutin setiap 6 bulan sekali. Rata-rata hasil tes kebugaran yang dilaksanakan oleh Puskesmas Gemaharjo pada bulan Agustus 2019 ini, tingkat kebugaran baik dan baik sekali” kata Ibu Eny Larasati, AMK selaku Penanggungjawab kegiatan.

Salam sehat ………….

PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN

Cara menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit

1. Makan sayuran hijau

Sayuran hijau dan berdaun kaya akan vitamin yang membantu Anda menjaga diet seimbang dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Menurut sebuah peercobaan yang dilakukan pada tikus, makan sayuran criciferous, seperti brokoli, kembang kol, dan kol, dapat membantu mengirimkan sinyal kimia ke tubuh yang meningkatkan protein pada permukaan sel yang diperlukan untuk membuat kerja sistem kekebalan tubuh lebih optimal.

Dalam penelitian ini, tikus sehat yang tidak makan sayuran hijau mengalami penurunan potein permukaan sel sebesar 70-80 persen.

2. Konsumsi vitamin D

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gejala seperti pertumbuhan tulang yang buruk, masalah jantung, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Makanan yang mengandung sumber vitamin D terbaik antara lain kuning telur, jamur, ikan salmon, ikan tuna, dan hati sapi. Anda juga bisa membeli suplemen vitamin D dan pilih yang mengandung D3 (cholecalciferol), karena ini baik dalam meningkatkan kadar vitamin D dalam darah Anda.

Namun sebelum mengnsumsi suplemen, sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter.

3. Olahraga rutin

Tetap aktif dengan melakukan olahraga secara rutin. Anda bisa mulai dengan olahraga yang ringan seperti berjalan kaki. Olahraga dengan teratur bisa membuat Anda bugar dan langsing.

Selain itu, sebuah penelitian membuktikan bahwa olahraga teratur dapat mencegah peradangan dan penyakit kronis, mengurangi stres, serta mempercepat peredaran sel darah putih dalam melawan penyakit.

4. Minum teh hijau

Teh hijau telah dikaitkan dengan kesehatan yang baik. Manfaat kesehatan teh hijau mungkin karena tingginya tingkat antioksidan, yang disebut flavonoid. Sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Maka itu, karena mudah untuk dilakukan cara menjaga kesehatan tubuh yang satu ini sudah banyak dilakukan.

5. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup merupakan salah satu kunci dari kekebalan tubuh yang kuat. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang tidur minimal delapan jam setiap malam selama dua minggu menunjukkan bahwa tubuh lebih kebal dari serangan virus dan kuman bakteri. Sementara, orang yang kurang dari 6 jam setiap malam akan 4 kali lebih mudah mengalami flu karena virus dibandingkan orang yang tidur 7 jam atau lebih.

Hal ini disebabkan oleh sitokin yang dilepaskan tubuh selama tidur yang lama. Sitokin adalah sejenis protein yang membantu tubuh melawan infeksi dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6. Kelola stres Anda

Stres sudah terbukti dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat orang menjadi mudah terserang penyakit.

Kortisol membantu melawan peradangan dan penyakit. Pelepasan hormon secara konstan pada orang yang mengalami stres kronis ternyata dapat mengurangi kemampuan hormon tersebut.

Hal ini dapat mengakibatkan tubuh mengalami peradangan dan rentan terhadap penyakit. Jadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh yang tepat adalah dengan mengendalikan stres. Anda bisa coba lakukan latihan yoga atau meditasi untuk mengendalikan atau menghilangkan stres.

7. Bersosialisasi dengan orang disekitar

Rasa kesepian sering dikaitkan sebagai pemicu dari beberapa penyakit, terutama pada orang yang baru sembuh dari operasi jantung.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Psychological Association menunjukkan bahwa isolasi sosial dapat meningkatkan stres, yang memperlambat respon kekebalan tubuh dan kemampuan untuk menyembuhkan dengan cepat.

Pembinaan Lansia Di Dusun Gemah

8. Menjaga kebersihan

Cara menjaga kesehatan lainnya adalah dengan menjaga kebersihan diri maupun lingkukan sekitar. Dengan begitu, Anda terhindar dari serangan berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa cara menjaga kebersihan yang baik:

  • Mandi setiap hari
  • Cuci tangan Anda sebelum makan atau menyiapkan makanan, dan setelah makan.
  • Cuci tangan Anda sebelum memasukkan lensa kontak atau melakukan aktivitas lain yang membuat Anda bersentuhan dengan mata atau mulut.
  • Cuci tangan Anda selama 20 detik dan gosok di bawah kuku jari Anda.
  • Tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu saat batuk atau bersin.

9. Coba konsumsi probiotik

Peneltian menunjukan bahwa orang yang mengalami stres yang mendapat probiotik, mengalami sakit dalam jangka waktu yang lebih sedikit.

10. Hindari alkohol

Penelitian menunjukan bahwa minum alkohol dapat merusak sel dendritik, yaitu komponen penting dari sistem kekebalan tubuh. Seiring berjalannya waktu, sering minum alkohol dapat meningkatkan seseorang terhadap infeksi bakteri dan virus.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam di Journal Clinical and Vaccine Immunology membandingkan sel dendritik dan respon sistem kekebalan tubuh pada tikus yang diberi alkohol dengan yang tidak diberi alkohol.

Alkohol menekan kekebalan pada tikus sampai tingkat yang berbeda-beda. Dokter mengatakan bahwa penelitian ini membantu menjelaskan mengapa vaksin kurang efektif untuk orang dengan kecanduan alkohol.