Monthly Archive Mei 2019

SAPI PERAH, DILEMA ANTARA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN

Siapa sangka dalam beberapa tahun terakhir ini jumlah peternak, ternak dan produksi susu sapi diwilayah kerja Puskesmas Gemaharjo mengalami peningkatan yang cukup drastis.

              Data yang berhasil kami himpun menunjukkan setidaknya sudah terdapat 357 ekor sapi perah dengan produksi hampir mencapai 2000 ltr susu segar perhari nya

              Dari sudut pandang ekonomi tentu hal ini patut disyukuri sekaligus dibanggakan.  Betapa tidak, dari yang semula nol, kemudian berkembang menjadi sebanyak itu.

              Pendapatan masyarakat khususnya peternak mengalami peningkatan yang cukup tajam, sehingga bisa memperluas kesempatan kerja dan tak perlu lagi untuk mencari penghidupan di luar daerah atau Luar negeri. Tidak sedikit tenaga kerja yang terserap dalam usaha ini. Taraf hidup tentu juga ikut meningkat.

              Akan tetapi  ada hal lain yang sangat disayangkan terjadi. Karena mungkin terlalu fokus pada peningkatan produksi susu, sehingga banyak peternak yang lupa akan efek samping dari keberadaan sapi-sapi itu.

              Selain susu ada “ Produk ”  lain dari sapi yaitu kotoran padat dan kotoran cair yang berasal dari air seni dan Limbah guyangan sapi.  Kalau masalah limbah padat mungkin relatif bisa diatasi, toh sebelumnya limbah serupa juga sudah ada dari sapi non perah. Hampir seluruh limbah padat sudah termanfaatkan untuk pupuk organik, sehingga tidak menimbulkan masalah.

              Permasalahan kemudian muncul dari keberadaan limbah cair yang ternyata tanpa melalui proses  pengolahan dan langsung dialirkan ke sungai atau selokan terdekat, akibatnya bisa ditebak yaitu terjadinya pencemaran air dilingkungan sekitar.

              Akibat dari pencemaran tersebut sudah muncul beberapa keluhan masyarakat, dimana sumber air minumnya menjadi berbau dan tidak layak konsumsi. Jangankan untuk diminum, buat mencuci dan mandi aja sudah tidak layak.

              Semakin hari jumlah masyarakat terdampak semakin banyak seiring dengan peningkatan populasi sapi.

              Memang sudah ada satu atau dua peternak yang sudah melakukan pengolahan limbah, akan tetapi  langkah tersebut belum diikuti oleh sebagian besar  peternak lainnya.

              Jika hal ini dibiarkan dampaknya akan sangat berbahaya.  Benturan kepentingan yang terjadi bukan tidak mungkin akan menimbulkan konflik horizontal antar masyarakat.

              Perlu adanya solusi segera dari semua fihak terutama para Pemangku kepentingan , agar masalah diatas bisa segera diatasi, dengan  win-win solution. Disatu sisi produksi susu terus berjalan, disisi lain lingkungan tidak tercemar.

APEL RUTIN HARI SENIN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan Apel setiap senin adalah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Puskesmas Gmaharjo. Dalam kegiatan tersebut merupakan sarana pnting dalam pembinaan segenap Pegawai dan karyawan Puskesas gemaharjo.
Dalam Apel tersebut di sampaikan Pembinaan oleh Kepala Puskesmas Gemaharjo, yakni Bpk. dr Jaka Setiyono. Antara lain :
1. Absensi Jumlah Kehadiran.
2. Pembinaan peningkatan disiplin Kinerja
3. Evaluasi kinerja 
4. Pembahasan masalah dan solusi
5. Penyampaian progam
6. Penyampaian usul dan Lain-lain .